Welcome to Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UM Purwokerto

pbi

pbi

I am a student majoring in English Education Department, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. When I was writing this article, I was currently in seventh semester. My name is Bagas Prayogo Utomo, and I came from Banjarnegara, a city in Central Java. In 2016, I started to continue my study in UMP even though I had graduated from senior high school in 2013. I selected English as my major for I like learning English since junior high school.
Long story short, in August 2019, I had this precious opportunity to participate in the teaching practice program called SeaTeacher Project that is organized by SEAMEO (The Southeast Asian Ministers of Education Organization). I joined this program not only because I needed to join but also because I had the desire to participate since 2018 when my major started to collaborate in the SeaTeacher Project for the first time (batch 5).
 
Monday, 16 September 2019 07:14

English brings me to the Netherlands

Amsterdam, September 2019. Pengalaman membanggakan datang dari 2 dosen Pendidikan Bahasa Inggris UM Purwokerto, beliau adalah Ibu Lutfi Isitikahroh, M.Pd dan Ibu Dyah Kusumastuti, M.Hum. Duo Amsterdam ini telah menempuh perjalanan panjang lebih dari 20 jam menuju sebuah negara di benua Eropa untuk mengikuti sebuah konferensi internasional atau yang biasa dikenal dengan WALS (World Association of Lesson Studies) 2019 di Amsterdam, Belanda. WALS 2019 dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 3 sampai 6 September 2019, bertempat di Johan Cruijff Stadium, Amsterdam yang merupakan markas dari kesebelasan sepak bola Ajax Belanda.
Dalam WALS 2019, Ibu Dyah dan Ibu Lutfi mendiseminasikan 2 paper yang berbeda. “Lesson study in EFL Practices: Students’ Attitude Toward Learning English” merupakan judul penelitian yang dipresentasikan oleh Ibu Lutfi sedangkan Ibu Dyah mempresentasikan hasil penelitian dengan judul “A Lesson Study for Learning Community (LSLC) to Private School Teachers in Indonesia”.  
Dengan adanya kegiatan tersebut, Pendidikan Bahasa Inggris mampu membuktikan bahwa program studi ini memiliki dosen aktif yang mumpuni, profesional dalam bidangnya, serta kreatif khususnya dalam hal keikutsertaan dalam hal penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi pada kancah internasional. Keikutsertaan dosen dalam hal penelitian dan konferensi internasional merupakan salah satu faktor penilaian pada akreditasi program studi. Dengan adanya dosen yang produktif dalam hal penelitian, mampu menambah nilai lebih dalam aspek dosen dan staf pendidikan. Saat ini program studi Pendidikan Bahasa Inggris telah meraih predikat A untuk akreditasi program studi. Diharapkan keikutsertaan Ibu Dyah dan Ibu Lutfi dalam konferensi internasional mampu menjadi nilai tambah bagi Porgram Studi Pendidikan Bahasa Inggris untuk mempertahankan predikat “A” pada penilaian akreditasi periode yang selanjutnya.
Selasa, 10 September 2019 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan kuliah tamu dengan pembicara dari Universitas Muhammadiyah Makasar yaitu bapak Erwin Akib, S.Pd., M.Pd., Ph.D yang juga menjabat sebagai Dekan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kuliah tamu yang dilaksanakan hari itu mendapat sambutan positif dari para jajaran dosen dan juga mahasiswa. Khususnya mahasiswa semester 5, yang mana pada saat itu hampir 90% hadir pada acara tersebut.
Mengagakat tema “Promoting Assessment for Learning in English Language Education” dimana dalam acara tersebut bapak Erwin Akib, Ph.D. banyak membahas tentang bagaimana membuat insrumen atau cara penilaian yang baik dan benar bagi mahasiswa calon guru. Beliau memberikan tips dan trik mengenai kedua hal tersebut. Beliau sudah sangat berpengalaman di dunia assessment dalam pembelajaran bahasa karena beliau menamatkan gelar doktornya pada bidang ilmu tersebut. Sehingga pemberian kuliah tamu dengan tema assessment membuat mahasiswa mendapatkan bekal yang bermanfaat untuk masa depan.
Sebagai tambahan, serangkaian acara yang kurang lebih berlangsung selama lima jam tersebut memberikan dampak positif bagi para mahasiswa. Selain karena tips dan trik yang beliau berikan, beliau juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk berpikir out of the box yang mana beliau ingin sampaikan adalah jika kita bisa berpikir out of the box, kita bisa melampaui apa yang kita inginkan dan menjadikan kita manusia yang lebih baik lagi. 
Jum’at , 30 Agustus 2019 kemarin telah dilaksanakan placement test bagi mahasiswa baru Pendidikan Bahasa Inggris tahun akademik 2019 – 2020. Mahasiswa yang mengikuti placement test ini terlihat sangat antusias dilihat dari hampir seluruhnya mengikuti test ini. Sekitar  86 mahasiswa baru yang mengikuti placement test ini datang lebih awal dari waktu yang ditentukan. Mereka sudah siap di gedung F  sebagaimana placement test ini dilaksanakan semenjak pukul 07.00 pagi.
 
Placement test ini adalah agenda wajib yang harus dilaksanakan bagi setiap mahasiswa baru, baik di program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan juga program studi yang lain. Tujuan dari diadakannya Placement test adalah untuk mengetahui level pengetahuan dan skill bahasa inggris dari setiap mahasiswa, sehingga para pengajar tahu perkembangan skill mereka dari semester ke semester selanjutnya.

Selain itu akan ada test lain yaitu EPT (English Profeciency Test) yang dilaksanakan terus menerus yaitu pada setiap akhir semester untuk mengetahui progress yang telah mahasiswa capai. Setiap mahasiswa wajib mendapatkan score EPT minimal 500 untuk syarat ujian skripsi. bisa dikatakan, Placement test hanyalah sebuah awalan dari kerja keras yang harus mereka lakukan selama masa kuliah disini.

Pendidikan Bahasa Inggris UMP